Tanggal 12 Juni Hollywood Siap Produksi Lagi

Gubernur California Gavin Newsom mengatakan bahwa produksi film dan juga serial televisi bakal kembali lagi dilanjutkan pada hari Jumat tepatnya 12 Juni 2020. hal tersebut pasalnya diumumkan olehnya setelah produksi Hollywood sempat ditutup dalam beberapa bulan terakhir akibat pandemi virus Corona.

Produksi Hollywood Mulai Lagi 12 Juni 2020

“Produksi musik, siaran televisi dan juga film bisa kembali lagi dilanjutkan di California paling cepat tanggal 12 Juni dan mesti mendapatkan persetujuan petugas kesehatan setempat,” demikianlah tulis pernyataan dari Dinas Kesehatan California dilansir dari CNN Indonesia.

Tidak cuma itu saja Bahkan produksi togel online juga baru bisa berlanjut setelah melihat kerentanan masyarakat dan juga jumlah kasus di kawasan sekitar lokasi syutingnya. Para kru produksi dan juga artis pun harus mematuhi protokol keselamatan yang mana ditetapkan oleh tim medis. seru di belakang layar pun wajib mengikuti pedoman yang diterbitkan oleh Dinas Kesehatan dan juga Dinas Industri California.

Pada bulan Mei 2020 yang lalu, Newsome telah mengatur beberapa pedoman untuk produksi musik, TV, dan juga film pasca Lockdown karena wabah virus Corona dan bakal diterbitkan dalam waktu dekat. Hal tersebut disampaikan oleh dirinya kepada para petinggi industri hiburan film Hollywood. Namun dilansir dari Indonesia penerbitan pedoman tersebut ditunda setelah adanya gerakan Black Lives Matter nomor yang terjadi di banyak kawasan terutama di kawasan Amerika Serikat. Newsome pasalnya juga sempat membahas ketidak setaraan rasial terlebih dahulu sembari menyinggung pedoman keselamatan yang telah disusunnya.

Pada awal pekan lalu para pelaku industri perfilman Hollywood telah menyerahkan cetak biru protokol keamanan dan keselamatan saat produksi dan juga shooting kembali beroperasi kepada Gubernur California tersebut kemudian kepada Gubernur New York Andrew Cuomo, dan juga Departemen Kesehatan Masyarakat Los Angeles. Dokumen dengan tebal 22 halaman tersebut pasalnya menawarkan protokol seperti misalnya jaga jarak fisik sejauh 1,8 m, artis menggunakan kostum dan juga tata rias di rumah dan tidak kalah pentingnya adalah crew menggunakan alat pelindung diri dan tidak lupa untuk mengecek kesehatan secara rutin sebelum memasuki lokasi syuting.

Protokol Kesehatan Selama Syuting Telah disiapkan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa industri perfilman Hollywood telah menyiapkan cetak biru berisi protokol melanjutkan produksi di tengah pandemi virus Corona ini. Salah satunya adalah adanya uji kesehatan berkala pada para pemain dan juga kerja demi mengurangi resiko penyebaran virus Corona. Tidak hanya itu, juga bahkan cetak biru tersebut juga berisikan lusinan rekomendasi terkait dengan aturan jaga jarak seperti membatasi kontak tatap muka dengan orang lain sebagai salah satu cara terbaik untuk mengurangi penyebaran virus Corona.

“Pemain dan juga kerung harus berlatih menjaga jarak fisik Jika memungkinkan. Jarak fisik tidaknya 1,8 m dari orang.  Para pemain dan kru harus menghindari berkumpul dan harus memisahkan tempat syuting jadi beberapa tempat,” begitulah kira-kira isi rekomendasi tersebut dikutip dari CNN Indonesia.

Rekomendasi lainnya adalah penggunaan alat pelindung diri bagi para aktor dan juga jumlah orang yang terlibat di sekitar pemain juga mesti seminimal mungkin. “Apabila satu artis membutuhkan perlu lebih dari satu maka harus mematuhi persyaratan APD. Para kru juga harus langsung mencuci tangan setelah bertugas,” tulis rekomendasi yang lainnya di sana.  Kemudian yang tak kalah penting adalah Setiap regu dan pemain mesti selalu memantau gejala dan juga kondisi kesehatan dan melaporkannya tiap hari sebelum tiba di lokasi syuting.

Sosok Rossi dibongkar Pebalap-Pebalap MotoGP

Toni Elias, mantan pebalap MotoGP, menilai bahwa Valentino Rossi adalah sosok yang sangat kompetitif sehingga ia memiliki dendam pada pebalap lainnya yang mengalahkannya. Elias sampai dengan saat ini masih dimusuhi oleh pebalap yang dijuluki oleh The Doctor itu lantaran ajang MotoGP Portugal 2006. Sudah 14 tahun berlalu namun Rossi, menurutnya, masih menyimpan dendam padanya yang saat itu meraih kemenangan atas The Doctor dengan selisih hanya 0,002 detik saja.

Elias: Rossi Adalah Sosok Pendendam

Kekalahan Rossi dalam ajang MotoGP Portugal itu berpengaruh pada perebutan gelar juara MotoGP 2006 antara pebalap yang berasal dari Italia tersebut dengan Nicky Hayden. Di akhir musim kompetisinya, Hayden pasalnya memimpin dengan perolehan 252 poin atau unggul 5 poin di atas Rossi yang pada saat itu nenempati posisi kedua.

“Saya bertemu dengan Rossi di Austin (Amerika Serikat) setiap tahun dan menyadari dia masih mengingat momen itu. Dia tidak pernah memafkan saya. Itu mengerikan, tapi sudah waktunya melupakan dan berteman lagi. Namun itu tidak mungkin, dia tidak akan pernah memberi maaf,” katanya dilansir dari CNN Indonesia.

Kendati ia merasa bahwa tak mungkin baginya mendapatkan tempat di hati Rossi, ia tetap menyatakan bahwa kemenangan 14 tahun yang lalu tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga dala, karirnya sebagai seorang pebalap. Dalam karirnya di ajang MotoGP yang mana berlangsung 8 tahun, Elias memang Cuma sekali saja finis terdepan dan menempati podium teratas.

“Meraih kemenangan di balapan MotoGP itu penting. Namun meraih kemenangan semacam itu sungguh luar biasa, apalagi saya berduel dengan seseorang seperti Valentino Rossi,” unkapnya dikutip dari CNN Indonesia juga.

Ia menambahkan, “Itu merupakan kenangan yang amat indah dan bakal selalu membekas di hati saya.”

Morbidelli: Rossi Seperti Messi

Pebalap Petronas Yamaha, Franco Morbidelli pun membongkar sosok Rossi. Ia mengatakan bahwa ia banyak belajar dari dua pebalap dan salah satunya adalah Valentino Rossi. Pebalap jebolan akademi VR46 pertama yang mampu merebut gelar juara dunia Grand Prix saat menjadi juara Moto2 di musim 2017 ini ia mengaku berutang budi pada Rossi. Hal itu ia utarakan saat mengadakan wawancara dengan Monster Energy.

The Doctor dianggapnya sebagai sosok yang membuatnya percaya diri dan bisa memiliki prestasi di ajang balap motor lintastoto sampai dengan saat ini. “Jika pebalap seperti saya mempercayai saya, itu artinya ada bakat dalam diri saya yang tidak saya ketahui. Saya belajar banyak di Ranch bersama dengan Rossi, tak Cuma nasihat tapi juga dari cara dia bergerak dan membalap,” ungkapnya lagi.

Kemudian Morbidelli menyamakan Rossi dengan salah satu bintang sepak bola dunia dari klub Barcelona, Lionel Messi. “Anda Cuma perlu membayangkan sosok anak kecil yang bermain sepak bola dan berlatih tiap harinya dengan Lionel Messi. Saya kenal Rossi sejak saya 13 tahun. Awalnya saya senang, kemudian saya mulai memisahkan antara pebalap dengan teman. Saya belajar banyak dari dia,” imbuhnya.

“Dari Rossi si pebalap, saya belajar mencintai apa yang kami lakukan. Tidak hanya saat balapan, tapi juga latihan. Dari seorang teman, saya belajar menjadi orang yang sederhana, menambahkan nilai seseorang, bukan yang sebaliknya,” imbuhnya.

Ia juga mengaku sangat senang bisa kenal dan belajar banyak dari Rossi. Ia berharap semoga sosok Rossi terus menginspirasi.

Synopsis Film Judy, Kekelaman di Balik Gemerlapnya Hidup Judy Garland

Aktris Renee Zellweger berhasil meraih sejumlah penghargaan sebagai aktris terbaik karena penampilan apiknya di film biografi dengan judul Judy. Kalau anda belum menyaksikannya, ini lah sinposis film itu.

Synopsis Film Judy

Film ini dibuka dengan penampilan Judy saat ia berusia 14 tahun, ketika ia berperan sebagai Dorothy dalam The Wizard of Oz. di usianya yang masih belia itu, ia sudah harus menghadapi berbagai macam tekanan, dan salah satunya adalah dari eksekutif studio yang sering sekali membahas kelemahan fisik dari Judy.

Di umur yang begitu muda itu, ia juga mulai mengonsumsi obat dari salah satu kru studio dengan sebuah iming-iming mampu menekan nafsu dan bisa membantu dirinya bisa menjadi lebih baik. Film kemudian berlanjut ke Judy yang berusia 30 tahun. Judy di sana terlihat buruk, sangat buruk karena ia terlilit hutang dan tak memiliki tempat tinggal. Ia juga harus berjuang untuk mempertahankan hak asuh kedua anaknya.

Sampai pada suatu kesempatan, Judy Garland tiba di London untuk tur konser yang mana tiketnya sudah terjual habis di Talk of the Town. Dia namun masih harus berjuang dengan kondisi kesehatan togel online indonesia dan juga rangkaian tur konser yang mesti dilakukannya. Tak Cuma itu, ia juga harus menghadapi konflik dengan tim manajemennya dan orang-orang yang ada di sekitarnya.

Pertama kali Judy tayang di Telluride Film Festival pada tanggal 30 Agustus 2019. Dan film tersebut baru rilis di Amerika secara menyeluruh pada tanggal 27 September 2019. Film ini pasalnya mampu mendapatkan respons yang baik dari kritikus film.

Film Judy ini juga disebut jadi penampilan terbaik dari Renee Zellweger. Kemampuan aktingnya dalam film ini menghasilkan beberapa penghargaan misalnya Academy Award, Screen Actor Guild (ASG), Golden Globe Award, dan juga British Academy Film Award.

Renee Zellweger Berperan Apik Sebagai Judy Garland

Renee Zellweger memang sudah lama tidak malang melintang di kancah perfilman. Di film terbarunya ini, ia memerankan sosok aktris klasik Hollywood yang sangat terkenal pada zamannya itu. Selain terkenal dengan filmnya The Wizard of Oz (1939), Judy juga terkenal dengan film A Star is Born(1954).

Kehidupan selebriti yang mana sangat glamor itu ditampilkan dalam trailer-nya. Walaupun Judy hidup dalam dunia yang mewah, glamor dan gemerlap, juga maju dalam hal karir, di sisi lain ada banyak kekurangan dan kisah pahit di dalamnya. Sudah banyak terdengar bahwa Judy kerap mengalami kisah tragis. Akan tetapi film yang dibuat oleh Rupert Gold ini nampaknya lebih mengeksplorasi sisi perjuangan karir seorang Judy Garland. Tak Cuma itu, sosok sebagai seorang ibu pun akan ditampilkan daripada menampilkan kisah tragisnya.

Mungkin tak banyak generasi sekarnag yang tahu tentang sosok Judy. Ia sejak kecil sudah jadi ‘boneka’ bagi ibunya yang kelewat ambisius. Ia juga merupakan bayi yang gagal aborsi. Ia sejak kecil sudah dipaksa naik panggung oleh sang ibu. Hal ini menjadikannya menjadi anak kecil yang tak sebagaimana pada umumnya.

Ia jadi sarana investasi bagi ibunya sehingga ia tak bisa bermain bebas layaknya anak-anak lain. Ia juga datang dari keluarga broken home di mana kehidupan rumah tangga orang tuanya bermasalah. Ia juga dikabarkan dipaksa menjalani diet guna memodifikasi tubuhnya agar terlihat seperti anak-anak saat menjalani kontrak dengan MGM.

Shin Tae Yong Garis Bawahi Kelemahan Pertahanan U-19

shin Tae Yong, manajer pelatih Timnas Indonesia U-19, menyoroti dengan sangat seksama pertahana dari AMirudin Bagas Kaffa dkk setelah mereka dibantai oleh klub Liga Korea Selatan Busan IPark dengan skor 1-5 di laga uji coba, tepatnya di Alpine Football Camp Training, Chiang Mai, Thailand, Senin (27/1) kemarin.

Shin Tae Yong Soroti Lemahnya Pertahanan Timnas U-19

Busan IPark jadi tim promosi K League 2020. Di dalam ajang uji coba yang mana berlangsung 3×30 menit itu, satu-satunya gol yang berhasil disumbangkan oleh Indonelsia adalah gol yang tercipta malahan dari gol bunuh diri pemain Busan IPark, bukan dari Timnas Indonesia.

“Hari ini ada gol, meski bunuh diri lawan, tapi skeman sampai terjadi hal seperti itu, sesuatu yang harus sangat diapresiasi,” ungkap Shin Tae Yong.

“Saya tak membicarakan hasil di sini, namun melihat permainan mereka, sudah ada peningkatan. Kami harus memperbaiki pertahanan dan juga taktik,” ungkapnya lagi dikutip dari CNN Indonesia. Ia juga melanjutnya, “Kekalahan yang dialami oleh Timnas Indonesia U-19 di 3 laga uji coba adalah hal yang sangat wajar.” Sebabnya, selama menjalani pemusatan latihan di Thailand, Shin Tae Yong belum pernah memberikan soal perlajaran taktik.

Di sisi lainnya, Tae Yong sendiri juga memuji kondisi fisik dari pemain-pemainnya yang sudah sanggup bermain full selama 80 menit pertandingan. “Untuk itu, saya amat sangat berterima kasih pada pemain-pemain atas usahanya hari ini. Lawan mainnya sungguh-sunggu, mereka menurunkan tim terbaiknya, tanpa meremehkan kami,” katanya.

“Jadi, dengan begini, saya jadi tahu apa yang harus terus diperbaiki dan apa yang bisa terus ditingkatkan,” kata pelatih asal Korea Selatan itu.

Timnas Indonesia U-19 sebelumnya mengalami 2 kali kekalahan di laga uji coba. Pertama yaitu kekalahan dengan skor 0-2 saat melawang Kyung Hee University di hari Jumat (24/1) lalu. Kemudian ada kekalahan dari Seongnam FC dengan skor 0-4 pada hari Sabtu (25/1). Walaupun kalah dari tiga laga uji coba, Shin Tae Yong tetap menyebutkan bahwa Timnas U-19 mengalami kemajuan yang ada hasilnya sejauh ini. Kemajuan itu khususnya soal fisik. Ia sendiri menyebutkan bahwa masih ada waktu untuk memperbaiki tim agar hasilnya bisa dilihat untuk ke depannya.

Timnas Indonesia U19 masih bakal menjalani pemusatan latihan di Chiang Mai Thailand sampai dengan 1 Februari 2020 mendatang. Tak Cuma itu, masih ada sisa tiga laga uji coba lainnya yang bakal dimainkan sampai dengan akhri masa TC.

Mental Timnas U-19 Meningkat Usai Kalah Dua Kali

Namun bisa dikatakan bahwa mental pemain-pemain togel hongkong 2020 Timnas U-19 mengalami peningaktan walaupun mereka kalah dalam 2 laga uji coba yang sudah disebutkan di atas. Timnas Indonesia U-19 memang kalah, namun Nova Arianto selaku asisten pelatih Timnas Indonesia mengaku bahwa pemainnya mengalami peningkatan fisik. Tak Cuma itu, pemain-pemainnya juga disebut menunjukkan mental yang bagus pada dua pertandingan.

“Pemain pasti mengalami perkembangan namun memang bukan seperti sulap yang tiba-tiba saja fisik pemain langsung bagus. Harus melalui proses dan ini sedang dijalani oleh pemain,” kata Nova dilansir dari CNN Indonesia, Senin (27/1) kemarin.

“Yang paling terlihat perubahannya adalah para pemain punya mental yang bagus untuk melawan rasa kelelahan mereka setelah menjalani latihan fisik yang panjang. Mereka juga mulai berani untuk melakkan body contact dengan pemain senior dan level nya di atas mereka.”

Vietnam Makan Korban di Final SEA Games 2019 Lagi

Evan Dimas Darmono nampaknya bukan satu-satunya pemain Timnas Indonesia yang jadi korban permainan keras Timnas Vietnam di laga final SEA Games 2019, Selasa (10/12) kemarin. Bek kiri Firza Andika pun mengalami cedera yang bisa dikatakan cukup serius.

Firza Andika Alami Cedera Serius Usai dihajar Vietnam

Pelatih Vietnam, Indra Sjafri, mengatakan bahwa Firza mengalami dislokasi jari. Ia juga terpaksa harus menjalani operasi. Akan tetapi, pemain PSM Makassar tersebut tetap bermain penuh selama 90 menit saat Indonesia bermain melawan Vietnam dan akhirnya ditekuk dengan skor 0-3 pada laga final itu.

“Yang jelas, korban lawan Vietnam ada satu lagi, yakni Firza. Firza juga ada dislokasi di ujung jari, sepertinya harus dioperasi,” ungkap Indra dikutip dari CNN Indonesia.

Cedera jari ketika melawan Vietnam ini adalah cedera kedua yang mana dialami oleh Firza selama ajang SEA Games 2019 ini. Bek 20 tahun itu sebelumnya mengalami cedera ketika melawan Singapura di fase gryp dan kemudian kembali lagi tempil di saat Timnas Indonesia bertarung melawan Myanmar di laga semifinal.

Kemudian dalam laga final SEA Games 2019 yang mana berlangsung di Stadion Rizal Memorial, Manila, Evan Dimas lah yang menjadi pemain pertama Indonesia yang mengalami cedera cukup serius karena permainan keras dari pemain Vietnam. gelandang Barito Putra tersebut cedera di pergelangan kaki kiri setelah dilanggar oleh pemain Vietnam, Doan Van Hau.

Ketika ditemui di sela-sela pemberian bonus SEA Games 2019 yang diselenggarakan di Hotel Sahid, Kamis (12/12) malam, Indra Sendiri mengaku bahwa belum mengetahui kondisi pasti dari anak asuhnya itu karena masih dalam proses MRI (Magnetic Resonance Imaging). “Nanti dilihat dulu ya, hasilnya, setelah MRI,” ungkap Indra.

Cedera Evan Dimas dan juga Firza ini memang mewarnai kekalahan Indonesia dengan skor 0-3 sekaligus mengubur ambisi Garuda Muda untuk meraih medali emas SEA Games 2019 untuk kali pertamanya dalam 28 tahun. Selain mendapatkan medali perak SEA Games 2019, Timnas Indonesia U23 pun mencatatkan beberapa rekor. Di antara rekor yang dimaksud adalah Timnas Indonesia berhasil mencetak gol terbanyak dalam sejarah SEA Games. Osvaldo Haay lah yang menjadi pencetak gol terbanyak di ajang SEA Games 2019 ini dengan raihan 8 buah gol.

PSSI Janjikan Bonus untuk Timnas Indonesia

PSSI sendiri mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Timnas Indonesia meskipun mereka tak berhasil mendapatkan emas. oleh karena itu, PSSI berjanji memberikan sejumlah bonus untuk Timnas Indonesia yang meraih medali perak.

Mochamad Iriawan, Ketua Umum PSSI, mengatakan bahwa pihaknya sudah mempersiapkan hadiah untuk para pemain Timnas Indonesia U23. “Pasti (kami kasih bonus). Besar kecilnya nanti dibicarakan. Kami bersyukur dari babak awal bisa lolos grup, semifinal dan final. Inginnya menang, namun bola kan bundar. Anak-anak sudah melakukan yang terbaik,” kata Iwan Bule di Hotel Sultan Jakarta, Kamis (12/12) kemarin dikutip dari CNN Indonesia.

Selain itu juga Manager Timnas Indonesia U23, Sumardji, memastikan juga adanya bonus untuk Andy Setyo Nugroho cs. “Kami sudah menerapkan dan memberikan pembicaraan awal dengan anak-anak togel hari ini agar tiap pertandingan diberikan bonus. Untuk final sudah kesepakatan, kalau dapat emas, saya sebagai menejer, Pak Ketu, dan federasi (PSSI) dengan anak-anak termasuk pemerintah,” ungkapnya. “Namun ketika yang didapat bukan emas, tentu pembicaraan awal tak kami sampaikan. Kami ingin prestasi berupa emas. dan itu, sudah disepakati anak-anak bahwa di final itu bukan bicara bonus tapi harga diri bangsa. Itu yang kita utamakan kemari,” tukasnya.

Hendro, Altlet Jalan Cepat, Sumbang Emas ke-67 untuk Indonesia

Kabar bahagia datang lagi untuk Indonesia lewat atlet-atletnya yang bertalenta di ajang SEA Games 2019. Hendro, atlet jalan cepat, berhasil meraih medali emas SEA Games 2019 lewat nomor jalan cepat 20km, hari ini Senin (9/12). Hendro menjadi atlet bandar togel sgp pertama yang mana melintasi garis finis dengan catatan waktu 1 jam 31 menit 20 detik.

Hendro Sumbang Emas ke-67 untuk Indonesia

Hendro pasalnya lebih cepat 0,18 detik dari atlet Vo Xuan Vinh asal Vietnam yang mana finis di posisi kedua. Medali perunggu sendiri diraih oleh atlet Nyi Nyi Moe Mine asal Myanmar. Dalam rencana potensi emas tim CdM SEA Games 2019, Hendro memang jadi salah satu atlet yang mana diharapkan bisa menyumbang medali emas hari ini.

Medali emas yang mana dipersembahkan oleh Hendro untuk Tanah Air ini adalah medali emas ke-67 yang diperoleh Indonesia di ajang SEA Games 2019.

Atlet-atlet Indonesia di ajang ini bisa dikatakan tampil dengan gemilang di gelaran pesta olahraga Negara-negara ASEAN yang dihelat 2 tahun sekali ini. Mereka bisa membawa Indonesia melampaui target 45 buah emas saja yang dibebankan di ajang SEA Games 2019.

Dengan jumlah medali yang sekarang sudah mencapai 67 buah, Indonesia sedang bersaing mempersebutkan posisi kedua di klasemen. Mulanya, Indonesia hanya memasang target finis lebih baik dari posisi 5 yang mana ditempati oleh Indonesia di SEA Games 2017 kemarin.

Peluang Perolehan Emas Senin (9/12)

Seperti Hendro, atlet-atlet kontingen Indonesia lainnya akan kembali lagi berburu emas. berikut ini adalah prediksi beberapa cabor yang berpotensi mendapatkan emas. Indonesia memang memiliki beberapa cabang olahraga andalan yang mana diharapkan dapat menambah pundi-pundi emas di ajang SEA Games 2019 ini.

Di cabor Balap Sepeda misalnya, nomor BMX Time Trial yang menjadi salah satu harapan untuk meraih medali emas melalui kehadiran Rio Akbar dan juga Toni Syarifudin. Di atletik nomor jalan cepat, seperti apa yang sudah terjadi, Hendro diharapkan menjadi atlet yang penyumbang emas. untuk nomor 100 m lari gawang, ada Emilia Nova yang diharapkan juga bisa membawa emas hari ini.

Tim panahan pun diprediksi bisa membawa emas pulang. Tim panahan yang mana turun di nomor team compound pun memiliki kemampuan menyabet medali emasnya hari ini. Dari cabang olahraga taekwondo misalnya, ada 2 atlet yang terbaik dan diharapkan bisa membawa pulang emas. kedua atlet tersebut adalah Ibrahim Zarman (-63kg) dan Mariska Halunda (-53kg).

Sedangkan di cabor badminton, ada tiga wakil final yang diharapkan bisa mengharumkan Tanah Air dengan membawa pulang emas. wakil-wakil tersebut adalah Praveen Jordan/Melati Daeva yang telah membawa pulang emas, tepat sesuai prediksi, kemudian Greysia Poli/Apriyani Rahayu dan Ruselli Hartawan.

Selain itu juga ada nama-nama yang lainnya yang juga diharapkan bisa membawa pulang emas hari ini. Nama itu adalah Ceyco Zefanya Georgia dari cabor karate, kemudian ada Kornelis Kwangu Langu dari cabor tinju dan juga tim E-Sport.

Tidak hanya itu, hari ini juga masyarakat Indonesia mendoakan dan mendukung timnas Indonesia U23 yang lolos ke babak final. Mereka akan melawan Vietnam besok, Selasa, 10 Desember 2019. Diharapkan juga Garuda Muda bisa mendapatkan medali emas setelah berjuang melawan sejumlah timnas dari Negara-negara lain. Semoga anak asuh Indra Sjafri bisa mewujudkan harapan kita.

Indonesia Berhasil Finis di Rangking 4 SEA Games 2019

Indonesia Berhasil Finis di Rangking 4 SEA Games 2019

Indonesia dipastikan mengunci posisi keempat pada klasemen medali SEA Games 2019 yang berlangsung di Filipina. Sempai beberapa jam menjelang penutupan, Tim Merah Putih sudah berhasil mengoleksi sebanyak 72 medali emas, 84 medali perak, dan 111 medali perunggu. Jadi total perolehan semuanya adalah 266 medali.

Indonesia di Peringkat 4

Posisi keempat yang mana diraih oleh Indonesia di SEA Games 2019 ini membuat target posisi kedua yang ditancapkan oleh Presiden Jokowi gagal dipenuhi oleh para kontingen. Namun demikian, Kontingen Indonesia sudah dipastikan memenuhi target yang diinginkan oleh pemerintah jika dilihat dari jumlah raihan medalinya. Setelah menyebutkan 54 medali emas, pemerintah Indonesia lewat Menpora Zainudin Amali pasalnya sempat mengoreksi dan terjadi ada penurunan target jadi 45-50 medali emas.

Revisi target medali lalu dilakukan lagi untuk mengakomodir harapan Presiden Jokowi. Target emas kemudian ditancapkan ke jumlah 60 medali emas. hal tersebut artinya kontingen Indonesia sudah sukses melewati target medali emas yang telah ditetapkan sebelum mereka berangkat.

Puncak klasemen ditempati oleh sang tuan rumah, Filipina. Kemudian disusul oleh Vietnam dan lalu Thailand yang berada di posisi ketiga.

Keberhasilan Indonesia mendapatkan 72 emas ini tidak lepas dari kesuksesan beberapa cabor yang melebihi target yang ditentukan. Misalnya saja cabor menembak yang bisa meraih 8 buah emas yang target awalnya saja hanya 1 emas saja. Tidak Cuma itu, cabor modern pentathlon pun demikian. Beban target medali emas yang dibebankan pada atlet yang melakoni cabor tersebut sebenanrnya tidak banyak. Namun di pertandingan, mereka bisa mendapatkan 4 medali emas. sama halnya dengan cabor boling yang bisa membawa pulang emas medali emas dari 1 emas saja yang ditargetkan sebelum atlet-atletnya berangkat bertanding.

Di balik suksesnya banyak cabang olahraga ini, ada juga cabor-cabor yang belum berhasil mencapai target di SEA Games 2019 ini. Misalnya saja renang, tinju, balap sepeda, taekwondo, soft tennis, kurash togel dan e-sport yang belum bisa memenuhi target medali yang ditancapkan oleh pemerintah.

Jumlah capaian emas Kontingen Merah Putih di Filipina itu melewati pencapaian 64 buah emas di ajang SEA Games 2013 sekaligus juga menyamai catatan 72 buah emas di ajang SEA Games 2001 silam.

Tidak Cuma itu, raihan kontingen Indonesia di SEA Games 2019 ini pun berhasil memperbaiki catatan di SEA Games 2019 di Kuala Lumpur, Malaysia. Saat itu, Kontingen Indonesia ada di posisi kelima klasemen perolehan medali dengan 38 emas, 63 perak dan 90 perunggu.

Hanya 72% Cabor yang Capai Target Emas

Memang Cuma 72% saja cabor kontingen Indonesia yang berhasil mencapai target medali emas yang didapatkan di ajang SEA Games 2019 yang digelar di Filipina sejak tanggal 30 November 2019 kemarin sampai dengan hari ini, 11 Desember 2019.

Indonesia mencanangkan paling tidak meraih 45 medali emas melalui 25 cabang olahraga yang diberangkatkan. Namun hanya 18 cabor saja yang berhasil meraih medali emas dan mencapai target dan 7 di antaranya gagal memenuhi ekspektasi pemerintah.

Di cabor renang misalnya Indonesia berharap dapat meraih 4 medali emas dari nomor gaya punggung 50 me putra, renang perairan terbuka 10 km, gaya punggung 200 m putra dan gaya punggung 100 m putri. Namun kenyataannya hanya gaya punggung 50 m putra saja yang bisa mendapatkan medali emas.

Turis di Venesia Tercebur Saat Selfie

Beberapa hari belakangan ini viral beredar video peristiwa seorang turis yang berkunjung ke Venesia tercebur saat hendak berselfie. Video tersebut memperlihatkan seorang pria bertopi Santa Claus dan berjaket merah yang berjalan di tepi kanal sambil memegang selfie stick yang telah dipasangi ponsel di bagian atasnya. Pada video berdurasi empat detik tersebut terlihat si pria terus berjalan tanpa menyadari dirinya menuju ke bagian yang dalam. Pria dalam video tersebut akhirnya tercebur ke sungai.

Video mendapatkan banyak respon dari media social

Video yang merekam momen jenaka tersebut tak urung mendapat respon luar biasa dari warganet. Pemilik akun media social Twitter SranceGrounded adalah yang membagikan video tersebut pertama kali disertai caption “Saya bisa ke neraka karena tertawa terpingkal-pingkal,”. Sampai sekarang video turis yang sial itu telah disaksikan hingga 6,4 juta kali serta diretwit sebanyak 65.000 kali, dan juga disukai lebih dari 201.000 pengguna media social tersebut.

Walaupun sebagian besar respon atas video tersebut menganggap peristiwa tersebut sangat lucu, tetapi ada juga yang memiliki pendapat lain. Salah satu pengguna Twitter menduga kalau video tersebut disengaja alias palsu. Sementara itu pengguna yang lain membantah klaim tersebut dengan mengatakan mungkin saja turis tersebut tidak mengetahui bahwa kedalaman dasar kanal yang dilintasinya tak sama. Ada pula yang mengatakan bahwa pria itu seharusnya memeriksakan diri ke rumah sakit pasca kejadian mengingat sungai tersebut penuh dengan bakteri yang bisa membahayakan kesehatannya.

Selfie berujung bencana

Bila selfie yang dilakukan turis pria tersebut hanya berujung kemalangan yang membuat dirinya ditertawakan warganet, tak demikian halnya dengan beberapa orang berikut ini. Hanya gara-gara ingin mengambil foto atau video selfie yang mengesankan orang-orang berikut ini harus kehilangan nyawa.

  • Seorang selebram ditemukan dalam kondisi tewas membeku akibat hipotermia di pegunungan Taiwan. Sebelumnya selebriti media social ini kerap membagikan konten dirinya yang selfie di puncah pegunungan hanya mengenakan bikini. Sayangnya di puncak gunung Taiwan ini sang selebgram harus meregang nyawa.
  • Pasangan turis asal India juga ditemukan tewas di Taman Nasional Yosemite, Amerika Serikat. Keduanya tergelincir ke dalam jurang diduga saat hendak berfoto. Peralatan fotografi mereka ditemukan di atas tebing oleh para pendaki lain.
  • Kakak beradik dan seorang teman mereka asal Amerika Serikat juga harus menemui ajal karena ingin berfoto di depan kereta yang tengah berjalan. Ketiganya tewas terlindas karena terlambat menepi setelah mengambil foto.
  • Dengan tujuan mendapat foto selfie yang ekstrim, seorang warga Negara Spanyol berusia 21 tahun tewas tersengat listrik setelah nekat memanjat atap kereta listrik. Hal ini berawal dari uji keberanian dan beberapa temannya juga telah melakukan hal tersebut tanpa cedera.
  • Selfie maut demikian ini juga pernah terjadi di tanah air. Beberapa waktu lalu seorang pemuda togel sgp berusia 21 tahun terjatuh ke kawah Gunung Merapi Yogyakarta karena tergelincir saat mencoba melakukan swafoto di tepi kawah.
  • Wisatawan asal Singapura dan Cina juga tewas karena tergelincir di tebing Nusa Lembongan Bali saat berniat selfie.
  • Peristiwa selfie maut yang paling buruk mungkin yang pernah terjadi di India. Tak hanya memakan 1 atau 2 korban, selfie maut ini menewaskan hingga 48 orang karena terbakar. Musibah ini terjadi di sebuah toko kue di Kota Chenai, India. Dalam rangka promosi, toko tersebut menggelar acara atraksi memanggang kue dengan bara api yang cukup besar. 

Puluhan pengunjung berniat untuk selfie dengan mendekati tungku kue hingga terjadilah peristiwa mengenaskan tersebut. Padahal di sekitar tempat pembakaran pihak penyelenggara telah memberikan larangan untuk mendekat.

Para Vaper Pamer Rontgen Paru-paru

BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) beberapa bulan yang lalu mengusulkan pelarangan pengedaran vape atau rokok elektrik dengan alasan tak mempunyai izin. Lebih jauh BPOM juga berupaya menggandeng Kementrian Kesehatan untuk mengeluarkan himbauan agar masyarakat lebih bijak dalam menggunakan vape. Mendengar hal tersebut kelompok vaper, para pengguna aktif vape bereaksi. Para vaper menggelar protes di Jakarta Timur dengan menunjukkan foto-foto rontgen paru-paru mereka.

Dokter spesialis paru mengapresiasi

Tindakan tersebut membuat Dokter Spesialis Paru, dr Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), FISR, FAPSR, mengapresiasi para vaper karena kesadaran mereka akan kesehatan dengan bersedia melakukan foto rontgen. Dr Agus menyatakan bahwa dirinya memberi apresiasi karena melakukan rontgen adalah bentuk deteksi awal untuk menyelidiki apakah ada suatu penyakit yang timbul pada paru-paru. Belum ditemukannya penyakit pada paru-paru, bukan berarti di masa depan nanti tidak akan timbul penyakit. 

Tak hanya bagi vaper, bagi perokok konvensional pun dibutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk membuat kebiasaan mereka tersebut memicu penyakit yang berdampak buruk untuk kesehatan. Dampak tersebut paling tidak akan mulai muncul mulai dua atau tiga tahun pada pengguna aktif rokok elektrik karena komponen penyusunnya sama dengan rokok konvensional. Di dalam vape juga terdapat kandungan nikotin serta karsinogen dan ini tak akan tampak dalam waktu singkat.

Contohnya, dampak kanker paru pada rokok konvensional baru akan muncul setelah 20 tahun atau lebih. Baik perokok konvensional atau vaper memiliki dua aspek resiko, yaitu jangka pendek dan panjang. Dampak jangka pendeknya meliputi sakit tenggorokan, iritasi, Infeksi Saluran Pernapasan Akun (ISPA), dan penyakit paru akut lainnya sebagaimana yang terjadi di Amerika Serikat. 

Sementara dampak jangka panjangnya adalah resiko kanker setelah puluhan tahun kemudian. Karena itu secara pribadi dr Agus menyatakan persetujuannya akan usulan melarang penggunaan dan peredaran vape.

PDPI sudah lama mengkritisi vape

Rokok elektrik sendiri sudah pernah mendapat kritik dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dengan 12 profesi lembaga masyarakat yang lain. Masih menurut dr Agus, ini karena kandungan vape terbukti berbahaya serta memicu terjadinya beragam penyakit. Walaupun demikian dr Agus mengakui bahwa resiko terserang penyakit akibat kebiasaan tersebut bersifat probabilitas.

Sesuai data internasional pengguna rokok konvensional sekitar 60% mengalami dampak yang merugikan kesehatan dengan terserang penyakit yang bervariasi, artinya 40% perokok tetap sehat. Meski resiko yang terjadi tidaklah 100% tetapi semua orang seharusnya berhati-hati karena bisa jadi Anda termasuk dalam kelompok yang sakit.

Penggunaan vape di beberapa Negara telah dilarang karena resikonya bagi kesehatan yang dinilai cukup besar. Sesuai data Consumer Advocates for Smoke Alternatives Association (CASAA) terhitung ada 9 negara yang telah mengeluarkan pelarangan vape. Negara-negara dimaksud adalah, Australia, Yordania, Hongkong, Kanada, Arab Saudi, Venezuela, Belanda, Argentina, dan Singapura. 

India di tahun ini juga melarang penggunaan vape dengan ancaman hukuman maksimal 3 tahun kurungan serta denda sebesar US$ 10.000 atau sekitar 140 juta rupiah.

Di dalam rokok elektrik tersebut terdapat kandungan gliserin nabati dan propilen glycol. Propilen glycol adalah bahan alcohol hambar yang dapat memicu iritasi pada saluran napas dan mata, menyebabkan sakit kepala, serta menimbulkan kantuk yang berat. Selain itu vape juga mengandung nikotin yang berbahaya bagi jantung, system peredaran darah, dan pernapasan.

Tidak hanya berbahaya bagi penggunanya, asap dari vape yang cenderung lebih banyak dari rokok konvensional lintas toto juga berbahaya bagi orang lain disekitarnya atau para perokok pasif.

Juventus disebut Menyembunyikan Konflik Antara Sarri dan Ronaldo

Kabar datang dari mantan pemain Timnas Italia, Antonio Cassano yang menilai bahwa konflik yang terjadi antara Cristiano Ronaldo dan Maurizio Sarri ditutup rapat-rapat oleh Juventus. Dan ia menilai bahwa apa yang diusahakan oleh Juventus itu berhasil dilakukannya.

Juventus Tutupi Rapat-Rapat Konflik Ronaldo dan Sarri: Menurut Cassano

Cassano menganggap bahwa penurunan performa Ronaldo ada kaitannya dengan situasi tidak harmonis antara CR7 dengan pelatihnya itu. Situasi ini lah yang diyakini oleh Cassano sampai sekarang. Ia meyakini bahwa situasi ini bermula ketika Sarri menarik Ronaldo keluar dari lapangan dua kali.

“Saya rasa Cristiano punya masalah besar dengan Sarri. Semua berawal dari dua kali pergantian yang tentunya mengganggu pemain dengan kualitas seperti dia,” ungkapnya dilansir dari CNN Indonesia.

“Dalam pandangan saya, ada masalah di antara mereka dan Juventus melakukan pekerjaan yang luar biasa dengan tetap membuatnya tetap tersembunyi,” imbuhnya lagi.

Ronaldo memang terlihat sangat amat kecewa saat dirinya ditarik keluar oleh Sarri. Akan tetapi, mantan pelatih Chelsea tersebut tidak mau memperpanjang masalah dengan mengatakan kekecewaan Ronaldo justru menjadi kabar bagus.

Selepas momen tersebut, Sarri memang terus menerus memebrikan kepercayaan pada Ronaldo, termasuk saat turun bermain melawan Sassudo, tepatnya akhir pekan kemarin. Dalam laga melawan Sassudo, Ronaldo berhasil mencetak gol. Namun Juventus harus puas saja dengan hasil imbang yaitu 2-2 di akhir pertandingan tersebut/

Di laga tersebut, bisa dikatakan bahwa performa Buffon pun mendapatkan kritikan. Akan tetapi Cassano menganggap 2 gol yang bersarang di gawang Juventus bukan lah semata-mata karena kesalahan Buffon. “Buffon memang seharusnya bermain karena ia lebih hebat dibandingkan dengan Szczesny yang selalu menjadi cadangan di Arsenal,” ungkapnya.

“Ketika kita berbicara tentang kesalahan Buffon, kita juga harus berbicara tentang kesalahan De Light,” tukas mantanp pemain AC Milan dan AS Roma itu.

Juventus Gagal Teruskan Tren Sempurna di Kandang Sendiri

Memang akhir-akhir ini Juventus menjadi buah bibir kalangan pecinta sepak bola. Tak Cuma karena konfik internal result sgp yang terjadi antara Ronaldo dan Sarri, namun juga karena performanya. Juventus gagal melanjutkan tren sempurnanya di kandangnya sendiri tepatnya di Stadion Allianz. Setelah hanya bermain imbang melawan Sassuolo di laga Liga Italia.

Juventus juga harus puas dengan catatan 1 poin dari laga melawan Sassuolo setelah sempat unggul lewat sumbangan gol Leonardo Bonucci. Namun setelah itu, mereka malah kebobolan dengan 2 gol yang disumbangkan oleh Jeremie Boga dan Francesco Caputo.

Bianconeri pada akhirnya memastikan hasil serinya lewat gol penalty yang dipercayakan pada CR7 di menit ke-68. Dilansir dari CNN Indonesia juga, laga ini merupakan kali pertamanya bagi Juventus gagal menang di kandangnya sendiri dalam seluruh kompetisi yang dimainkannya di musim ini.

Kegagalan ini pasalnya juga membuat Juventus tergusur menuju ke posisi dua klasemen sementara di ajang Liga Italia karena Inter Milan menang melawan SIPAL pekan ini. Hasil ini juga menjadi hasil yang bersejarah untuk Sassulo. Hal ini dikarenakan ini kali pertama bagi Sassuolo mencuri poin di markas Juventus di laga Liga Italia ini.

Sassuolo juga mencatat hasil spektakuler seiring dengan keberhasilan mereka 2 kali membobol gawang Bianconeri. Sassuolo pun jadi tim ketiga yang mampu mencetak 2 gol ke gawang milik Juventus setelah sebelumnya hanya Atletico Madrid dan Napoli saja.