Sikap Tidak Profesional Marcus Thuram Berujung Sanksi Berat

Dalam pertandingan sepak bola, para pemain tidak hanya dituntut untuk memiliki penguasaan keterampilan bermain bola, tapi juga bagaimana mereka bisa mengontrol diri. Jika tidak bisa melakukannya, ini akan menghasilkan lebih banyak kejadian tak pantas seperti yang dilakukan oleh Marcus Thuram di pertandingan kemarin. Dia meludahi salah satu pemain lawan dan mendapat sanksi tegas karenanya.

Marcus adalah pemain penyerang milik Borussia Moenchengladbach dan kini harus menjalani larangan bermain sebanyak enam laga setelah melakukan perbuatan tidak terpuju tersebut. Media s7slot juga sudah memberitakan bahwa dia mendapatkan hukuman ganda, yaitu berupa denda dan sanksi larangan bermain.

Seputar Sanksi Marcus Thuram

Membawa nama besar mantan pemain bertahan tim Prancis (Lilian Thuram), Marcus tentu telah membuat malu ayahnya. Nominal denda yang harus dibayar juga tidak main-main, yaitu sekitar Rp. 695 juta atau 40 ribu Euro. Dari keenam laga larangan bermain, 5 di antaranya adalah di kompetisi Bundesliga. Sisanya adalah pada pertandingan piala.

Kejadian memalukan tersebut terjadi di akhir pekan lalu di Borussia Park. Marcus meludahi wajah Stefan Posch, yang mana merupakan pemain bertaham tim Hoffenheim ketika pertandingan berlangsung. Sebelumnya, kedua pemain berduel bola dan sempat membuat Stefan tersungkur. Insiden ludah tersebut terjadi di menit ke-78!

Wasit segera mendatangi kedua pemain untuk mencari tahu kronologi kejadian. Setelah dinyatakan bersalah, Marcus mendapat kartu merah dan dikeluarkan dari permainan. Kejadian memang berlangsung cepat dan mungkin tidak ada saksi yang melihatnya secara langsung. Berkat bantuan teknologi VAR, terlihat jelas kejadian sebenarnya.

Karena insiden yang terjadi, Thuram mendapatkan banyak kritik yang datang dari berbagai pihak. Akhirnya, pihak Federasi Sepak Bola Jerman memberi sanksi tegas kepadanya. Ini juga terkait karena memang masih berada di masa Pandemi Covid-19. Aksi Marcus Thuram tersebut digolongkan sebagai tindakan berbahaya dan dapat menularkan virus secara langsung.

Pernyataan Tim dan Marcus Thuram

Pihak tim mengatakan bahwa mereka telah memberi sanksi internal kepada pemain yang berusia 23 tahun tersebut. Ini termasuk denda atau potong gaji selama sebulan. Gaji yang dianulir tersebut akan disumbangkan ke pihak yang membutuhkan. Bagaimana dengan sang pemain? Menurut informasi, dirinya sudah minta maaf dan menyesali perbuatan tersebut. Ini dapat dilihat pada akun sosial media.

Berdasarkan informasi di sosial media milik sang pemain, dia sudah mengucapkan minta maaf kepada semua pihak, terutama pada Posch. Dia bahkan menyesal karena membuat banyak orang terdekatnya kecewa karena insiden yang terjadi. Sang pemain juga siap menanggung semua hukuman dan kerugian yang ditujukan pada dirinya.

Jika terkait dengan denda yang harus dibayar, informasi masih simpang siur. Kabar terakhir mengatakan bahwa Marcus harus mengelurkan tidak kurang dari 150 Euro, yang merupakan rekor baru untuk sanksi terbesar yang pernah dikeluarkan tim Gladbach kepada pemainnya.

Max Eberl selaku direktur klub Gladbach mengatakan bahwa dirinya sudah melakukan pembicaraan pribadi dengan Marcus. Menurutnya, sang pemain sudah benar-benar merasa bersalah dan menyesali perbuatannya. Max mengimbuhkan bahwa tindakan yang dilakukan pemain muda tersebut dilandasi emosi sesaat dan bukan direncanakan. Jika melihat insiden seperti yang dilakukan oleh Marcus Thuram di laga sepak bola, tentu para penonton akan merasa kecewa. Namun, ini bukan satu-satunya kejadian yang pernah ada. Beberapa pemain juga pernah melakukan hal serupa, seperti Fabien Barthez, El-Hadji Diouf, Patrick Viera, Francesco Totti, Christiano Ronaldo, dan lain sebagainya. Entah situasi apa yang terjadi di lapangan sehingga menjerumuskan para pemain hebat tersebut melakukan sebuah tindakan memalukan.