Hendro, Altlet Jalan Cepat, Sumbang Emas ke-67 untuk Indonesia

Kabar bahagia datang lagi untuk Indonesia lewat atlet-atletnya yang bertalenta di ajang SEA Games 2019. Hendro, atlet jalan cepat, berhasil meraih medali emas SEA Games 2019 lewat nomor jalan cepat 20km, hari ini Senin (9/12). Hendro menjadi atlet bandar togel sgp pertama yang mana melintasi garis finis dengan catatan waktu 1 jam 31 menit 20 detik.

Hendro Sumbang Emas ke-67 untuk Indonesia

Hendro pasalnya lebih cepat 0,18 detik dari atlet Vo Xuan Vinh asal Vietnam yang mana finis di posisi kedua. Medali perunggu sendiri diraih oleh atlet Nyi Nyi Moe Mine asal Myanmar. Dalam rencana potensi emas tim CdM SEA Games 2019, Hendro memang jadi salah satu atlet yang mana diharapkan bisa menyumbang medali emas hari ini.

Medali emas yang mana dipersembahkan oleh Hendro untuk Tanah Air ini adalah medali emas ke-67 yang diperoleh Indonesia di ajang SEA Games 2019.

Atlet-atlet Indonesia di ajang ini bisa dikatakan tampil dengan gemilang di gelaran pesta olahraga Negara-negara ASEAN yang dihelat 2 tahun sekali ini. Mereka bisa membawa Indonesia melampaui target 45 buah emas saja yang dibebankan di ajang SEA Games 2019.

Dengan jumlah medali yang sekarang sudah mencapai 67 buah, Indonesia sedang bersaing mempersebutkan posisi kedua di klasemen. Mulanya, Indonesia hanya memasang target finis lebih baik dari posisi 5 yang mana ditempati oleh Indonesia di SEA Games 2017 kemarin.

Peluang Perolehan Emas Senin (9/12)

Seperti Hendro, atlet-atlet kontingen Indonesia lainnya akan kembali lagi berburu emas. berikut ini adalah prediksi beberapa cabor yang berpotensi mendapatkan emas. Indonesia memang memiliki beberapa cabang olahraga andalan yang mana diharapkan dapat menambah pundi-pundi emas di ajang SEA Games 2019 ini.

Di cabor Balap Sepeda misalnya, nomor BMX Time Trial yang menjadi salah satu harapan untuk meraih medali emas melalui kehadiran Rio Akbar dan juga Toni Syarifudin. Di atletik nomor jalan cepat, seperti apa yang sudah terjadi, Hendro diharapkan menjadi atlet yang penyumbang emas. untuk nomor 100 m lari gawang, ada Emilia Nova yang diharapkan juga bisa membawa emas hari ini.

Tim panahan pun diprediksi bisa membawa emas pulang. Tim panahan yang mana turun di nomor team compound pun memiliki kemampuan menyabet medali emasnya hari ini. Dari cabang olahraga taekwondo misalnya, ada 2 atlet yang terbaik dan diharapkan bisa membawa pulang emas. kedua atlet tersebut adalah Ibrahim Zarman (-63kg) dan Mariska Halunda (-53kg).

Sedangkan di cabor badminton, ada tiga wakil final yang diharapkan bisa mengharumkan Tanah Air dengan membawa pulang emas. wakil-wakil tersebut adalah Praveen Jordan/Melati Daeva yang telah membawa pulang emas, tepat sesuai prediksi, kemudian Greysia Poli/Apriyani Rahayu dan Ruselli Hartawan.

Selain itu juga ada nama-nama yang lainnya yang juga diharapkan bisa membawa pulang emas hari ini. Nama itu adalah Ceyco Zefanya Georgia dari cabor karate, kemudian ada Kornelis Kwangu Langu dari cabor tinju dan juga tim E-Sport.

Tidak hanya itu, hari ini juga masyarakat Indonesia mendoakan dan mendukung timnas Indonesia U23 yang lolos ke babak final. Mereka akan melawan Vietnam besok, Selasa, 10 Desember 2019. Diharapkan juga Garuda Muda bisa mendapatkan medali emas setelah berjuang melawan sejumlah timnas dari Negara-negara lain. Semoga anak asuh Indra Sjafri bisa mewujudkan harapan kita.

Turis di Venesia Tercebur Saat Selfie

Beberapa hari belakangan ini viral beredar video peristiwa seorang turis yang berkunjung ke Venesia tercebur saat hendak berselfie. Video tersebut memperlihatkan seorang pria bertopi Santa Claus dan berjaket merah yang berjalan di tepi kanal sambil memegang selfie stick yang telah dipasangi ponsel di bagian atasnya. Pada video berdurasi empat detik tersebut terlihat si pria terus berjalan tanpa menyadari dirinya menuju ke bagian yang dalam. Pria dalam video tersebut akhirnya tercebur ke sungai.

Video mendapatkan banyak respon dari media social

Video yang merekam momen jenaka tersebut tak urung mendapat respon luar biasa dari warganet. Pemilik akun media social Twitter SranceGrounded adalah yang membagikan video tersebut pertama kali disertai caption “Saya bisa ke neraka karena tertawa terpingkal-pingkal,”. Sampai sekarang video turis yang sial itu telah disaksikan hingga 6,4 juta kali serta diretwit sebanyak 65.000 kali, dan juga disukai lebih dari 201.000 pengguna media social tersebut.

Walaupun sebagian besar respon atas video tersebut menganggap peristiwa tersebut sangat lucu, tetapi ada juga yang memiliki pendapat lain. Salah satu pengguna Twitter menduga kalau video tersebut disengaja alias palsu. Sementara itu pengguna yang lain membantah klaim tersebut dengan mengatakan mungkin saja turis tersebut tidak mengetahui bahwa kedalaman dasar kanal yang dilintasinya tak sama. Ada pula yang mengatakan bahwa pria itu seharusnya memeriksakan diri ke rumah sakit pasca kejadian mengingat sungai tersebut penuh dengan bakteri yang bisa membahayakan kesehatannya.

Selfie berujung bencana

Bila selfie yang dilakukan turis pria tersebut hanya berujung kemalangan yang membuat dirinya ditertawakan warganet, tak demikian halnya dengan beberapa orang berikut ini. Hanya gara-gara ingin mengambil foto atau video selfie yang mengesankan orang-orang berikut ini harus kehilangan nyawa.

  • Seorang selebram ditemukan dalam kondisi tewas membeku akibat hipotermia di pegunungan Taiwan. Sebelumnya selebriti media social ini kerap membagikan konten dirinya yang selfie di puncah pegunungan hanya mengenakan bikini. Sayangnya di puncak gunung Taiwan ini sang selebgram harus meregang nyawa.
  • Pasangan turis asal India juga ditemukan tewas di Taman Nasional Yosemite, Amerika Serikat. Keduanya tergelincir ke dalam jurang diduga saat hendak berfoto. Peralatan fotografi mereka ditemukan di atas tebing oleh para pendaki lain.
  • Kakak beradik dan seorang teman mereka asal Amerika Serikat juga harus menemui ajal karena ingin berfoto di depan kereta yang tengah berjalan. Ketiganya tewas terlindas karena terlambat menepi setelah mengambil foto.
  • Dengan tujuan mendapat foto selfie yang ekstrim, seorang warga Negara Spanyol berusia 21 tahun tewas tersengat listrik setelah nekat memanjat atap kereta listrik. Hal ini berawal dari uji keberanian dan beberapa temannya juga telah melakukan hal tersebut tanpa cedera.
  • Selfie maut demikian ini juga pernah terjadi di tanah air. Beberapa waktu lalu seorang pemuda berusia 21 tahun terjatuh ke kawah Gunung Merapi Yogyakarta karena tergelincir saat mencoba melakukan swafoto di tepi kawah.
  • Wisatawan asal Singapura dan Cina juga tewas karena tergelincir di tebing Nusa Lembongan Bali saat berniat selfie.
  • Peristiwa selfie maut yang paling buruk mungkin yang pernah terjadi di India. Tak hanya memakan 1 atau 2 korban, selfie maut ini menewaskan hingga 48 orang karena terbakar. Musibah ini terjadi di sebuah toko kue di Kota Chenai, India. Dalam rangka promosi, toko tersebut menggelar acara atraksi memanggang kue dengan bara api yang cukup besar. 

Puluhan pengunjung berniat untuk selfie dengan mendekati tungku kue hingga terjadilah peristiwa mengenaskan tersebut. Padahal di sekitar tempat pembakaran pihak penyelenggara telah memberikan larangan untuk mendekat.

Para Vaper Pamer Rontgen Paru-paru

BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) beberapa bulan yang lalu mengusulkan pelarangan pengedaran vape atau rokok elektrik dengan alasan tak mempunyai izin. Lebih jauh BPOM juga berupaya menggandeng Kementrian Kesehatan untuk mengeluarkan himbauan agar masyarakat lebih bijak dalam menggunakan vape. Mendengar hal tersebut kelompok vaper, para pengguna aktif vape bereaksi. Para vaper menggelar protes di Jakarta Timur dengan menunjukkan foto-foto rontgen paru-paru mereka.

Dokter spesialis paru mengapresiasi

Tindakan tersebut membuat Dokter Spesialis Paru, dr Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), FISR, FAPSR, mengapresiasi para vaper karena kesadaran mereka akan kesehatan dengan bersedia melakukan foto rontgen. Dr Agus menyatakan bahwa dirinya memberi apresiasi karena melakukan rontgen adalah bentuk deteksi awal untuk menyelidiki apakah ada suatu penyakit yang timbul pada paru-paru. Belum ditemukannya penyakit pada paru-paru, bukan berarti di masa depan nanti tidak akan timbul penyakit. 

Tak hanya bagi vaper, bagi perokok konvensional pun dibutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk membuat kebiasaan mereka tersebut memicu penyakit yang berdampak buruk untuk kesehatan. Dampak tersebut paling tidak akan mulai muncul mulai dua atau tiga tahun pada pengguna aktif rokok elektrik karena komponen penyusunnya sama dengan rokok konvensional. Di dalam vape juga terdapat kandungan nikotin serta karsinogen dan ini tak akan tampak dalam waktu singkat.

Contohnya, dampak kanker paru pada rokok konvensional baru akan muncul setelah 20 tahun atau lebih. Baik perokok konvensional atau vaper memiliki dua aspek resiko, yaitu jangka pendek dan panjang. Dampak jangka pendeknya meliputi sakit tenggorokan, iritasi, Infeksi Saluran Pernapasan Akun (ISPA), dan penyakit paru akut lainnya sebagaimana yang terjadi di Amerika Serikat. 

Sementara dampak jangka panjangnya adalah resiko kanker setelah puluhan tahun kemudian. Karena itu secara pribadi dr Agus menyatakan persetujuannya akan usulan melarang penggunaan dan peredaran vape.

PDPI sudah lama mengkritisi vape

Rokok elektrik sendiri sudah pernah mendapat kritik dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dengan 12 profesi lembaga masyarakat yang lain. Masih menurut dr Agus, ini karena kandungan vape terbukti berbahaya serta memicu terjadinya beragam penyakit. Walaupun demikian dr Agus mengakui bahwa resiko terserang penyakit akibat kebiasaan tersebut bersifat probabilitas.

Sesuai data internasional pengguna rokok konvensional sekitar 60% mengalami dampak yang merugikan kesehatan dengan terserang penyakit yang bervariasi, artinya 40% perokok tetap sehat. Meski resiko yang terjadi tidaklah 100% tetapi semua orang seharusnya berhati-hati karena bisa jadi Anda termasuk dalam kelompok yang sakit.

Penggunaan vape di beberapa Negara telah dilarang karena resikonya bagi kesehatan yang dinilai cukup besar. Sesuai data Consumer Advocates for Smoke Alternatives Association (CASAA) terhitung ada 9 negara yang telah mengeluarkan pelarangan vape. Negara-negara dimaksud adalah, Australia, Yordania, Hongkong, Kanada, Arab Saudi, Venezuela, Belanda, Argentina, dan Singapura. 

India di tahun ini juga melarang penggunaan vape dengan ancaman hukuman maksimal 3 tahun kurungan serta denda sebesar US$ 10.000 atau sekitar 140 juta rupiah.

Di dalam rokok elektrik tersebut terdapat kandungan gliserin nabati dan propilen glycol. Propilen glycol adalah bahan alcohol hambar yang dapat memicu iritasi pada saluran napas dan mata, menyebabkan sakit kepala, serta menimbulkan kantuk yang berat. Selain itu vape juga mengandung nikotin yang berbahaya bagi jantung, system peredaran darah, dan pernapasan.

Tidak hanya berbahaya bagi penggunanya, asap dari vape yang cenderung lebih banyak dari rokok konvensional juga berbahaya bagi orang lain disekitarnya atau para perokok pasif.

Juventus disebut Menyembunyikan Konflik Antara Sarri dan Ronaldo

Kabar datang dari mantan pemain Timnas Italia, Antonio Cassano yang menilai bahwa konflik yang terjadi antara Cristiano Ronaldo dan Maurizio Sarri ditutup rapat-rapat oleh Juventus. Dan ia menilai bahwa apa yang diusahakan oleh Juventus itu berhasil dilakukannya.

Juventus Tutupi Rapat-Rapat Konflik Ronaldo dan Sarri: Menurut Cassano

Cassano menganggap bahwa penurunan performa Ronaldo ada kaitannya dengan situasi tidak harmonis antara CR7 dengan pelatihnya itu. Situasi ini lah yang diyakini oleh Cassano sampai sekarang. Ia meyakini bahwa situasi ini bermula ketika Sarri menarik Ronaldo keluar dari lapangan dua kali.

“Saya rasa Cristiano punya masalah besar dengan Sarri. Semua berawal dari dua kali pergantian yang tentunya mengganggu pemain dengan kualitas seperti dia,” ungkapnya dilansir dari CNN Indonesia.

“Dalam pandangan saya, ada masalah di antara mereka dan Juventus melakukan pekerjaan yang luar biasa dengan tetap membuatnya tetap tersembunyi,” imbuhnya lagi.

Ronaldo memang terlihat sangat amat kecewa saat dirinya ditarik keluar oleh Sarri. Akan tetapi, mantan pelatih Chelsea tersebut tidak mau memperpanjang masalah dengan mengatakan kekecewaan Ronaldo justru menjadi kabar bagus.

Selepas momen tersebut, Sarri memang terus menerus memebrikan kepercayaan pada Ronaldo, termasuk saat turun bermain melawan Sassudo, tepatnya akhir pekan kemarin. Dalam laga melawan Sassudo, Ronaldo berhasil mencetak gol. Namun Juventus harus puas saja dengan hasil imbang yaitu 2-2 di akhir pertandingan tersebut/

Di laga tersebut, bisa dikatakan bahwa performa Buffon pun mendapatkan kritikan. Akan tetapi Cassano menganggap 2 gol yang bersarang di gawang Juventus bukan lah semata-mata karena kesalahan Buffon. “Buffon memang seharusnya bermain karena ia lebih hebat dibandingkan dengan Szczesny yang selalu menjadi cadangan di Arsenal,” ungkapnya.

“Ketika kita berbicara tentang kesalahan Buffon, kita juga harus berbicara tentang kesalahan De Light,” tukas mantanp pemain AC Milan dan AS Roma itu.

Juventus Gagal Teruskan Tren Sempurna di Kandang Sendiri

Memang akhir-akhir ini Juventus menjadi buah bibir kalangan pecinta sepak bola. Tak Cuma karena konfik internal yang terjadi antara Ronaldo dan Sarri, namun juga karena performanya. Juventus gagal melanjutkan tren sempurnanya di kandangnya sendiri tepatnya di Stadion Allianz. Setelah hanya bermain imbang melawan Sassuolo di laga Liga Italia.

Juventus juga harus puas dengan catatan 1 poin dari laga melawan Sassuolo setelah sempat unggul lewat sumbangan gol Leonardo Bonucci. Namun setelah itu, mereka malah kebobolan dengan 2 gol yang disumbangkan oleh Jeremie Boga dan Francesco Caputo.

Bianconeri pada akhirnya memastikan hasil serinya lewat gol penalty yang dipercayakan pada CR7 di menit ke-68. Dilansir dari CNN Indonesia juga, laga ini merupakan kali pertamanya bagi Juventus gagal menang di kandangnya sendiri dalam seluruh kompetisi yang dimainkannya di musim ini.

Kegagalan ini pasalnya juga membuat Juventus tergusur menuju ke posisi dua klasemen sementara di ajang Liga Italia karena Inter Milan menang melawan SIPAL pekan ini. Hasil ini juga menjadi hasil yang bersejarah untuk Sassulo. Hal ini dikarenakan ini kali pertama bagi Sassuolo mencuri poin di markas Juventus di laga Liga Italia ini.

Sassuolo juga mencatat hasil spektakuler seiring dengan keberhasilan mereka 2 kali membobol gawang Bianconeri. Sassuolo pun jadi tim ketiga yang mampu mencetak 2 gol ke gawang milik Juventus setelah sebelumnya hanya Atletico Madrid dan Napoli saja.

Kartu Merah Warnai Madura United vs Persebaya Surabaya

Lima gol akhirnya tercipta dalam laga Derbi Suramadu yang mempertemukan Madura United kontra Persebaya Surabaya yang berakhir untuk kemenangan tim tamu, skornya 2-3. Laga yang dilangsungkan di Gelora Bangkalan, Senin (2/12) ini sempat diwarnai dengan sejumlah kejadian yang tak terduga.

Kartu Merah Mewarnai Laga

Derbi Suramadu sendiri adalah laga lanjutan dari Liga 1 2019 pekan ke-30. Persebaya Surabaya sendiri unggul lebih dulu lewat gol David da Silva di babak pertamanya, tepatnya di menit ke-16. Termasuk gol yang masuk di awal babak.

Di babak kedua, kemudian Madura United sempat berbalik unggul. Mereka kemudian membuat 2 gol dari dua pemain yang berbeda yaitu Aleksander Rakic (di menit ke-52), dan juga pemain pengganti, Alberto Goncalves (di menit ke-59).

Lalu seolah tak mau ketinggalan, David da Silva kemudian kembali lagi membuat gol. Dengan golnya itu, kemudian kedudukan mejadi sama dengan skor 2-2 di menit ke-88. Ifran Jaya pada akhirnya keluar sebagai pahlawan dengan menyarangkan gol kemenangannya untuk Persebaya Surabaya di menit ke-88.

Derbi Suramadu ini pasalnya sempat diwarnai dengan kartu merah yang diberikan sang wasit kepada Greg Nwokolo. Kartu merah itu diberikan pada penyerang Madura United tersebut karena melakukan protes keras yang dinilai tidak pantas.

Jalannya Pertandingan Madura United vs Persebaya Surabaya

Madura United dan juga Persebaya Surabaya pasalnya langsung menggencarkan serangan mereka di awal babak pertama. Persebaya pasalnya lebih banyak membangun serangan melalui sisi kirinya dalam 10 menit di awal pertandingan. Di menit ke-11, Diogo Campos membuat gretakan pada kipper Muhammad Ridho melalui tendangan bebas dari sisi kiri penyerangan Persebaya.

Tendangan Diogo Campos tersebut mengarah ke gawang langsung, namun bisa dihalau oleh Muhammad Ridho. Kemudian David da Silva berhasil membukukan keunggulan sementara setelah dirinya membuat gol di menit ke-16. Awalnya adalah blunder dari bek Madura. Alfath Fathier, yang mana kehilangan bola yang kemudian dicuri oleh Diogo.

Diogo langsung saja mengoper bola ke Rendi Irawan Saputra yang berada di tengah pada saat itu. Dua pemain belakang Madura akhirnya melawan tiga penyerang Persebaya itu. Rendi yang mana membawa bola kemudian memilih untuk menendangnya sendiri, namun masih bisa diblok oleh bek Ante Bakmaz.

Bola kemudian memantul ke armah kaki David da Silva. Dan tanpa pikir panjang kemudian ia menyontek bola dan sukses menyarangkan golnya. Madura United kemudian mendapatkan peluang emas melalui tendangan bebas tidak jauh dari kotak penalty Persebaya.

Diego Assis yang mana turun sebagai penendang masih belum berhasil juga karena tendangannya mengarah ke pagar hidup yang mana dibuat oleh Persebaya. Skor 1-0 kemudian untuk keunggulan Persebaya bertahan sampai istirahat antara babak pertama dan kedua.

Dengan kondisi yang bisa dikatakan tertinggal. Madura United pun bermain menekan di awal babak kedua. Serangan demi serangan diberikan dari sector kanan dan kiri dan digeber terus oleh Muhammad Ridho dkk. Akhirnya usahanya berbuah manis dengan gol dari Aleksander Rakic setelah memenangi duel dengan koper Miswah Saputra.

Semenjak skor imbang, permainan jadi makin panas. Akhirnya tuan rumah berhasil unggul di menit ke-60 setelah gol cantik pengganti dari Alberto Goncalves. Jelang menit ke-80, Greg Nwokolo diusir oleh wasit dengan kartu merah karena protes keras yang dilakukannya dianggap tak pantas. Dan akhirnya Madura United kebobolan 2 menit setelahnya.

Anthony Ginting Memang Antarkan Indonesia Lolos Final

Kabar yang sangat menggembirakan datang dari kontingen Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, pebulutangkis tunggal putra, yang mampu mengalahkan wakil dari Thailand, di partai ketiga dan membuat dirinya unggul dengan skor 3-0. Dengan kemenangan ini, Indonesia berhasil melenggang ke partai final SEA Games 2019 di cabang olahraga (cabor) bulu tangkis beregu putra.

Anthony Sinisuka Ginting Melenggang ke Final

Anthony pasalnya berjuang mati-matian mengalahkan Sitthikom Thammasin dengan 2 gim langsung yaitu dengan angka 21-14, 21-13, tepatnya di Muntinlupa Sport Complex, Filipina, hari Senin (2/12) kemarin. Di babak final nomor bulu tangkis beregu putra SEA Games 2019 ini Indonesia bakal berjumpa dengan Malaysia yang mana menang atas Singapura dengan angka 3-0.

Dalam pertandingan yang dilakoninya melawan wakil dari Thailand itu, Anthony Ginting tampil sangat bagus di gim pertama. Walaupun ia kehilangan dua poin pertamanya, pergerakan cepat Anthony membuat Sitthikom Thmmasin jadi kesulitan mengembangkan permainannya/

Anthony juga akhirnya berhasil memaksa wakil Thailnad itu mengantisipasi kok dengan tak maksimal. Kemudian ia unggul lebih jauh, dengan 11-15, di jeda interval. Situasi kemudian tak berubah di interval berikutnya/

Kendati demikian, situasi tersebut sempat mampu memperkecil skor jadi 11-9, Thammasin akhirnya kewalahan meladeni permainan Anthony Ginting. Beberapa kali terlihat Thammasin tidak berkutik menghadapi smes yang menyilang ke arah kiri dari pemain Indonesia yang berasal dari Cimahi itu.

Mulanya dari pukulan dropshot, Anthony memaksa Thammasin untuk memberikan bola tanggung sebelum akhirnya mmberikan smes keras untuk menutup gim pertamanya dengan skor 21-14. Pertandingan kemudian berjalan lebih seimbang di gim keduanya. Kedudukan sama kuatnya akhirnya berkali-kali terpampang jelas di papan skor.

Sebenarnya Anthony masih tampil apik, Cuma beberapa kesalahan saja yang membuat poin jatuh ke tangan Thammasin. Namun untungnya Thammasin pun sama. Ia beberapa kali melakukan kesalahan yang sama, termausk saat ia salah mendorong bola ke ujung lapangan dan kemudian membuat interval pertama ditutup dengan skor 11-9 untuk keunggulan Anthony.

Anthony juga tak terbendung di paruh kedua gim kedua. Permainan net yang sangat bagus ini kemudian membantunya menang. Walaupun skor sempat kembali lagi seimbang dengan 11-11, peraih medali perunggu di ajang Asian Games 2018 tersebut membuat Thammasin mati kutu sehingga ia berhasil memimpin dengan angka 19-12.

Tak butuh waktu lama bagi Anthony untuk memastikan kemenangannya. Sambaran Thammasin yang untungnya keluar membuat dirinya menang dengan 21-14, 21-13. Dengan demikian, Anthony Sinisuka Ginting melenggang ke final.

Anthony Ginting Bertekad Persembahkan Emas

Dengan kemenangannya melawan wakil Thailand itu. Anthony Ginting yang masuk ke dalam timnas bulu tangkis Merah Putih di SEA Games 2019 bertekad untuk mempersembahkan emas untuk Indonesia. Padahal sebelumnya, ia tidak dimasukkan ke dalam tim yang akan berlaga di SEA Games 2019.

Anthony akhirnya menggantikan posisi Daniel Marthin yang mana sebelumnya dicantumkan untuk masuk ke tim.

Di penampilan perdananya melawan Thailand di semifinal. Ia berhasil menyumbangkan poin sekaligus jadi penentu tim beregu putra Indonesia di partai puncak SEA Games 2019. “Pastinya saya senang menyumbang poin tadi. Tadi cukup enjoy mainnya. Dua parti sebelumnya menang sehingga menjadi motivasi bagi saya,” ungkap Anthony yang dikutip dari BolaSport.com, Senin (2/12) kemarin. Ia yang akan bertemu Malaysia di babak final berkata bahwa ia ingin mempersembahkan emas bagi Indonesia.